Minggu, 21 Agustus 2016

Tips Menggunakan Kereta Api di Jepang



Di Indonesia kereta api merupakan salah satu transportasi umum yang cukup populer. Peminatnya cukup banyak. Sama halnya dengan di Jepang, kereta api juga merupakan salah satu transportasi umum yang cukup populer. Hanya saja Anda tidak bisa asal naik jika akan menggunakan transportasi ini. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu.

Pilih jenis kereta api yang akan digunakan

Sebelum menggunakan kereta api di Jepang, sebaiknya Anda tentukan dan pilih terlebih dahulu jenis keretanya. Perlu Anda ketahui bahwa Jepang memiliki beberapa jenis kereta seperti Sinkansen, JR, rapid dan lain-lain. Oleh karena itu tentukan terlebih dahulu jenis kereta apa yang akan Anda gunakan karena setiap kereta memiliki stasiun yang berbeda. Sehingga Anda akan menuju ke stasiun yang benar.

Cari info tentang jalur kereta yang akan digunakan

Setelah menentukan jenis kereta yang akan digunakan, sebaiknya Anda cari info tentang jalur atau line yang akan dilalui kereta tersebut. Caranya, Anda bisa melihat ke arah peta yang ada di stasiun. Cek stasiun asal dan stasiun tujuan Anda. Perhatikan pula warna garis yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Setelah itu Anda bisa menuju ke peron yang dimaksud.

Beli tiket di mesin tiket atau dengan IC Card

Sebelum sampai di peron, tentu Anda harus mempunyai tiket terlebih dahulu. Nah, Anda bisa membelinya di mesin tiket. Cara menggunakannya cukup mudah yakni Anda tinggal masukkan uang ke dalam mesin dan tentukan jumlah penumpangnya. Bayarlah biaya yang harus dibayar dengan melihat daftar harga yang ada di papan petunjuk. Setelah itu tiket akan keluar.

Selain membeli di mesin tiket, Anda bisa pula membeli IC Card, yakni kartu berlangganan kereta api. Anda bisa mendapatkannya dengan membeli di setiap stasiun kereta api utama di Jepang.

Setelah mendapatkan tiket, Anda bisa langsung menuju ke peron. Ada banyak papan petunjuk arah yang akan membantu Anda untuk menuju ke lokasi peron.

Saat naik kereta, jangan lupa untuk mengamati e-ticket Anda. Di Jepang, berbicara di telepon saat sedang naik kereta merupakan salah satu bentuk ketidak sopanan. Jadi Anda sebaiknya tidak berbicara di telepon saat sedang berada di dalam kereta.

Sumber : utiket.com

Kamis, 11 Agustus 2016

Tips Liburan Babymoon



Babymoon akhir-akhir ini sedang menjadi tren bagi para ibu hamil. Yup, para ibu hamil tersebut melakukan liburan yang menyenangkan ditemani dengan suami tercinta tentunya.

Babymoon pertama kali dikenalkan oleh seorang penulis buku tentang kehamilan dan kelahiran dari Inggris yakni Sheila Kitzinger. Babymoon sendiri hampir sama dengan honeymoon. Hanya saja babymoon bisa dilakukan baik sebelum atau sesudah melahirkan.

Babymoon sendiri mempunyai banyak manfaat. Salah satunya adalah dapat membantu menghilangkan stress ketika hamil. Selain itu babymoon juga dapat memberikan Anda kesempatan untuk membuat masa kehamilan Anda lebih berkesan.

Nah, bagaimana caranya agar liburan babymoon Anda terasa aman dan nyaman? Simak beberapa hal berikut ini.

Perhatikan usia kehamilan

Saat yang paling aman untuk melakukan babymoon adalah saat usia kehamilan 14-28 minggu (trimester kedua). Trimester kedua merupakan saat kondisi kandungan tidak begitu mengkhawatirkan. Dalam masa ini, rasa mual saat hamil sudah mulai berkurang serta kehamilannya pun belum terlalu besar.

Tentukan lokasi

Sebelumnya Anda perlu untuk menentukan lokasi liburan. Sebaiknya pilih yang tidak terlalu jauh dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Pastikan pula lokasi yang dipilih memiliki fasilitas kesehatan yang memadai.

Cek ke dokter kandungan terlebih dahulu

Sebelum melakukan perjalanan, alangkah lebih baik bila Anda melakukan kontrol dan cek ke dokter kandungan terlebih dahulu.

Hindari duduk terlalu lama selama di perjalanan

Jangan duduk terlalu lama selama di perjalanan. Usahakan untuk berdiri dan jalan-jalan setiap satu atau dua jam sekali. Hal ini untuk menjaga sirkulasi darah Anda. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga asupan cairan untuk menghindari dehidrasi.

Bila Anda bepergian dengan pesawat terbang, jangan lupa untuk memperhatikan ketentuan penerbangan bagi para ibu hamil. Anda bisa menghubungi maskapai yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi hal tersebut, karena tiap maskapai mempunyai ketentuan yang berbeda.

Sumber : utiket.com

Sabtu, 06 Agustus 2016

Pantai Penyabong Tanjung Pandan Indonesia



Introduksi

Pantai Penyabong merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di Pulau Belitung. Terletak di Dusun Batu Lubang, Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Belitung. Pantai Penyabong juga dikenal dengan nama Pantai Batu Lubang karena letaknya yang berada di Dusun Batu Lubang.

Pantai ini memiliki keindahan alam yang hampir sama dengan keindahan Pantai Tanjung TinggiJika kita perhatikan pantai ini memiliki gugusan bebatuan granit yang sangat banyak bertebaran di sekitar pantai, sama hal nya dengan yang ada di pantai Tanjung Tinggi. Hanya saja yang membedakan dengan Pantai Tanjung Tinggi yaitu adanya batu granit besar yang memanjang dan menyambung satu sama lain dengan batu granit lainnya dan menjorok ke arah laut yang menyerupai dermaga alami. Selain itu terdapat pepohonan pandan Laut yang tumbuh berderet rapi di sepanjang pinggir pantai ini.

Menurut cerita masyarakat setempat, dinamakan Penyabong dikarenakan adanya gugusan bebatuan granit besar yang memanjang dan menyambung satu sama lain dengan batu granit lainnya. Makna kata penyabong sama halnya dengan menyambung. Selain itu, pantai ini juga memiliki pasir putih dengan kontur pantai yang landai, ombak laut yang sedang, air laut yang jernih dan bersih sehingga membuat pantai ini aman dan nyaman untuk berenang.

Fasilitas

Keterbatasan fasilitas di pantai ini membuat wisatawan yang datang ke pantai hanya pada waktu tertentu saja, seperti pada akhir pekan atau hari libur lainnya. Walaupun sudah terdapat beberapa warung makan kecil yang dikelola oleh penduduk sekitar, sangat disarankan jika berkunjung ke pantai ini untuk membawa bekal sendiri karena warung makan tersebut tidak buka setiap hari.

Akses ke Pantai Penyabong Tanjung Pandan

Pantai Penyabong berjarak sekitar 56 km dari Kota Tanjungpandan dan dapat ditempuh dengan menggunakan mobil sewaan yang dapat kita sewa di beberapa hotel atau penginapan yang ada di pusat kota. Tarif sewa mobil berkisar mulai dari Rp. 250.000 per 24 jam tanpa supir atau mulai dari Rp. 350.000 dengan supir per 24 jam.

Sumber : utiket.com