Sabtu, 31 Januari 2015

Pantai Buyutan Pacitan Indonesia



Introduksi 

Kota Pacitan dikenal juga dengan nama Kota 1001 Goa. Selain obyek wisata goa, kota ini juga mempunyai Pantai Klayar yang sudah cukup populer. Namun siapa sangka, kota ini juga mempunyai beberapa pantai cantik yang belum banyak orang mengetahuinya. Salah satu pantai cantik dan tersembunyi itu adalah Pantai Buyutan.

Pantai Buyutan terletak di Dusun Tumpak Watu, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Pacitan, Jawa Timur. Letaknya berada di sebelah barat Pantai Klayar. Meski bersebelahan, namun belum banyak orang yang tahu tentang keberadaan pantai ini. Sehingga suasananya masih cukup asri dan sepi. Bila datang ke pantai ini, jangan kaget karena letak pantainya berada di bawah tebing. Namun jangan khawatir, karena pantai ini mempunyai bibir pantai yang cukup panjang. Sehingga Anda bisa turun ke bawah untuk sekedar bermain air atau jalan-jalan menyusuri bibir pantai. Saat ini telah dibangun jalan setapak yang bisa Anda gunakan untuk turun dan menuju ke bibir pantai.

Pantai Buyutan mempunyai hamparan pasir pantai yang berwarna putih dan air laut yang berwarna biru jernih. Dari bawah bibir pantai, Anda bisa merasakan sejuknya angin laut dan bisa bermain air. Di bibir pantai ini banyak terdapat karang yang bisa terlihat dengan jelas saat air sedang surut. Beberapa batu karang yang berukuran cukup besar juga terdapat di pantai ini. Panorama pantai saat sunset atau sunrise lebih indah bila dilihat dari atas tebing yang hijau. Beberapa sudut di tebing ini juga sangat cocok untuk dijadikan lokasi pemotretan atau pre wedding.

Fasilitas

Belum banyak orang yang tahu tentang keberadaan pantai ini, sehingga tidak dijumpai penjual makanan / minuman di kawasan pantai. Begitu juga dengan penginapan. Bila mau menginap, Anda bisa mendirikan tenda di atas tebing atau menyewa penginapan di pusat kota Pacitan. Jangan lupa juga untuk membawa bekal makanan / minuman sendiri.

Akses ke Pantai Buyutan Yogyakarta

Untuk menuju ke lokasi ini dapat melalui kota Yogyakarta atau Kota Solo. Rutenya terdekatnya adalah :

Dari pusat kota Yogyakarta - Wonosari - Wonogiri - Ngadirojo - Batu - Donorojo – Widoro (waktu tempuhnya sekitar tiga jam perjalanan).

Bila dari Solo rutenya Solo - Sukoharjo - Wonogiri - Ngadirojo - Batu - Donorojo – Widoro (waktu tempuhnya sekitar empat jam perjalanan karena jalannya memutar).

Rutenya hampir sama dengan rute untuk menuju ke Pantai Klayar, hanya saja sesampainya di Kecamatan Donorojo dan menemukan pertigaan Pasar Kalak, ambil arah ke barat (arah yang menuju ke Desa Widoro). Dari arah ini lurus terus hingga sampai di pertigaan dengan papan petunjuk arah ke Pantai Buyutan. Dan Anda tinggal mengikuti saja papan petunjuk arah tersebut.

Sumber : utiket.com

Jumat, 30 Januari 2015

Malioboro Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Malioboro adalah tempat yang wajib Anda kunjungi saat traveling ke Yogakarta (Jogja). Jangan ngaku pernah ke Jogja jika belum pernah mengunjungi Malioboro. Ya, Malioboro memang sangat identik dengan Jogja. Kawasan yang dipenuhi dengan pertokoan di kiri kanan jalannya ini memang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama jika waktu liburan tiba. Malioboro adalah jalan satu arah mulai dari Stasiun Tugu sampai Kantor Pos Besar Kota Yogyakarta. Selain dipenuhi dengan pertokoan, sepanjang jalan di kawasan ini juga dipenuhi dengan deretan para pedagang kakilima yang menggelar dagangannya di emperan toko.

Dahulunya, Malioboro memang sengaja dibangun guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang merupakan kawasan pecinan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I berkuasa. Seiring dengan perkembangan waktu, Jalan Malioboro berkembang dengan pesat dan semakin ramai dengan dibangunnya pasar induk Pasar Gedhe yang sekarang kita kenal dengan nama Pasar Beringharjo. Malioboro merupakan tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Jogja.


Menyusuri sepanjang Malioboro memberi pengalaman tersendiri untuk Anda. Di sepanjang jalan, Anda bisa menjumpai berbagai macam souvenir khas Jogja seperti kerajinan perak, rotan, wayang kulit, batik dan juga blangkon. Aneka macam souvenir ini bisa Anda peroleh dengan harga terjangkau. Apalagi jika Anda pandai menawar. Beraneka macam jajanan khas Jogja seperti bakpia, pecel, es dawet dan sate gajih pun bisa Anda jumpai di sana. Menjelang malam jalan Malioboro juga dipenuhi dengan aneka pedagang kuliner. Anda bisa menikmati aneka kuliner sembari duduk lesehan dan diiringi lagu-lagu dari para pengamen jalanan. Tersedia pula angkringan khas Jogja yang siap menjamu Anda dengan hidangan khasnya. Benar-benar asik bukan? So, ojo lali yo sempatkan diri Anda berkunjung ke Jogja.

Akses ke Malioboro Yogyakarta

Untuk menuju ke Malioboro aksesnya sangat mudah karena terletak di pusat Kota Jogja. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi Anda dari Tugu Jogja terus menuju ke Selatan. Agar lebih mudah Anda bisa menanyakan ke penduduk local. Hampir semua orang tahu Malioboro dan dengan ramah akan menunjukan arahnya untuk Anda. Jika Anda menggunakan bus, Anda bisa turun di Terminal Giwangan dan melanjutkan perjalanan menggunakan bus kota atau Trans Jogja. Untuk bus kota, Anda bisa memilih jalur 2, 4, 9, 12, 15 dengan tarif Rp 2.500,- jauh dekat, sedangkan menggunakan Trans Jogja tarifnya sekitar Rp 3.000,- jauh dekat. Jika Anda datang dari kota lain menggunakan kereta api, Anda bisa turun di Stasiun Tugu dan langsung berjalan ke arah selatan.

Sumber : utiket.com

Kamis, 29 Januari 2015

Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Air terjun Sri Gethuk mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pecinta alam. Air terjun ini terletak di Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia. Air terjun ini diapit oleh tebing tinggi dengan ketinggian mencapai sekitar 50 meter. Terletak diantara ngarai Sungai Oya yang dikelilingi dengan area persawahan. Kawasan Gunung Kidul memang terkenal dengan daerahnya yang kering. Uniknya, aliran air pada air terjun Sri Gethuk ini selalu mengalir tanpa kenal musim. Jadi Anda bisa mengunjungi tempat ini setiap saat.

Air di kawasan ini sangat melimpah karena ada tiga mata air yang muncul dari dalam tanah yaitu sumber mata air Dong Poh, Ngandong dan Ngumbul. Seluruh aliran airnya masuk melalui tebing tinggi yang kemudian mengalir ke dalam Sungai Oya, sungai yang tidak pernah kering.

Fasilitas 

Anda dapat berenang sepuasnya di kawasan ini. Jika Anda tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir karena di sini juga terdapat jasa penyewaan ban dengan biaya sekitar Rp 2.000. Jadi Anda masih bisa menikmati kesegaran air terjun Sri Gethuk.

Anda juga bisa menyusuri kawasan air terjun dengan menyewa kapal dengan biaya sekitar Rp 5.000 per orang. Selain itu di tempat ini juga tersedia kolam pemancingan serta beberapa warung makan. Pengelola berencana, nantinya kawasan ini akan disediakan fasilitas rafting serta flaying fox.

Akses ke Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta

Kawasan ini berjarak sekitar 750 meter sebelah arah barat Dusun Menggoran atau sekitar 40 km dari kota Yogyakarta. Untuk menuju ke tempat ini hanya dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada angkutan umum yang menuju ke kawasan wisata ini.

Rutenya yakni :

Dari pusat kota Yogyakarta - Jalan Wonosari - Bukit Pathuk Gunung Kidul - Pertigaan Gading ke kanan ke arah Playen. Dari Playen kemudian belok kanan ke arah Kecamatan Palihan. Sekitar dua kilometer dari Kecamatan Palihan akan ada pertigaan, ambil arah ke kanan.

Dari sini, Anda akan menjumpai banyak papan petunjuk jalan yang mengarah ke lokasi air terjun. Anda tinggal ikuti saja petunjuk jalan tersebut. Sekitar tujuh kilometer dari pertigaan Anda sudah sampai di lokasi air terjun.

Bisa juga melalui rute :

Jalan Imogiri Barat – Panggang – Paliyan – Playen – Bleberan. Setelah tiba di Gua Rancang Kencana, Anda harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk sampai di dermaga penyebrangan. Kemudian Anda bisa menggunakan getek atau perahu tradisional dengan biaya sekitar Rp 7.000 dengan waktu tempuh sekitar 7 menit.

Anda dapat juga menyusuri jalan setapak melewati pematang sawah dengan jarak sekitar 450 meter lalu menuruni 96 anak tangga. Dan sampailah Anda di lokasi air terjun.

Jam buka

Buka setiap hari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Biaya tiket masuk

Rp 30.000, termasuk tiket masuk ke kawasan Gua Rancang Kencono.

Makan di Air Terjun Sri Gethuk

Terdapat banyak warung makan dengan menu spesial yang bisa Anda dapatkan disini adalah tiwul tempe penyet yang dihargai sekitar Rp 4.000 per porsi.

Sumber : utiket.com

Rabu, 28 Januari 2015

Rumah Adat Betang



Betang merupakan sebutan untuk rumah adat masyarakat Suku Dayak yang ada di Kalimantan Tengah, Indonesia. Rumah adat Suku Dayak sendiri bisa ditemukan hampir di seluruh penjuru Pulau Kalimantan. Bedanya terletak pada bentuk bangunan dan nama. Seperti Rumah Adat Balay Mayo untuk Suku Dayak Tidung yang ada di Tarakan. Balai Adat untuk Suku Dayak Maratus yang ada di Kalimantan Selatan serta Lamin untuk Suku Dayak yang ada di Kalimantan Timur. Sedangkan di Kalimantan Tengah, rumah adat Suku Dayak disebut dengan nama Betang.

Rumah Adat Betang umumnya berbentuk rumah panggung dengan tinggi tiang sekitar dua hingga tiga meter dari permukaan tanah. Sedangkan ukuran dan lebarnya bervariasi. Hal tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan jumlah penghuninya. Rumah adat ini umumnya berukuran cukup besar dengan bentuk yang memanjang. Fungsinya adalah sebagai tempat tinggal bersama untuk beberapa kepala keluarga yang dipimpin oleh seorang kepala adat.

Bahan konstruksi yang digunakan biasanya menggunakan kayu ulin. Uniknya Rumah Adat Betang biasanya dibangun dengan mengikuti arah mata angin atau membentang dari timur ke barat. Yakni bagian hulu selalu menghadap ke arah matahari terbit dan bagian hilir selalu menghadap ke arah matahari tenggelam. Hal tersebut merupakan simbol dari siklus waktu yang dijalani oleh masyarakat Suku Dayak.

Sumber : utiket.com

Selasa, 27 Januari 2015

Gunung Berapi Purba Nglanggeran Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Satu lagi tempat wisata menarik di Gunung Kidul, Yogyakarta. Gunung Api Purba Nglanggeran namanya. Terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Pathuk atau sekitar kawasan Baturagung, bagian utara Kabupaten Gunung Kidul. Menurut penelitian, Gunung Nglanggeran puluhan juta tahun lalu adalah gunung api yang aktif, namun sekarang gunung ini sudah tidak aktif lagi. Litologinya disusun oleh material vulkanik tua dengan bentang alam yang sangat indah. Secara geologi gunung api purba ini cukup mempesona dengan nilai ilmiahnya yang tinggi. Gunung Nglanggeran sangat cocok untuk pecinta panjat tebing, tracking, jelajah wisata maupun untuk berkemah.

Gunung Nglanggeran memiliki dua puncak gunung. Puncak yang pertama mempunyai ketinggian sedang dan mudah untuk didaki. Pengunjung hanya perlu berjalan kaki melewati rute yang terjal selama kurang lebih sekitar 30-45 menit dengan melewati celah antara dua bukit batu yang sempit menggunakan tangga kayu. Jalurnya cukup pendek dan tidak memakan waktu lama. Sedangkan untuk puncak kedua bernama puncak Gunung Gede. Puncak ini merupakan puncak Gunung Nglanggeran yang tertinggi.

Mendaki puncak kedua membutuhkan waktu yang lebih lama. Medannya pun tidak mudah serta jarak tempuhnya cukup jauh. Namun semua akan terbayar jika Anda sudah berada di puncak gunung. Karena pemandangan dari atas Gunung Nglanggeran sangat indah dan eksotis. Di sini sangat cocok untuk berkemah. Pada malam hari saat cuaca cerah, bintang di langit akan terlihat kemerlip dan lampu-lampu yang ada di wilayah Yogyakarta akan terlihat jelas.

Satu lagi pemandangan yang tak boleh terlewatkan adalah sunset Gunung Nglanggeran yang mempesona. Gunung Nglanggeran ini juga merupakan tempat favorit untuk melakukan rock climbing atau panjat tebing batu. Bagi Anda para pencinta alam dan penyuka tantangan tentu harus mencoba merasakan puncak Gunung Berapi Purba ini.

Akses ke Gunung Berapi Purba Nglanggeran Yogyakarta

Untuk menuju lokasi sebaiknya Anda menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa karena tidak ada angkutan umum yang sampai ke lokasi. Ada beberapa jalur yang bisa dilalui :

Jalur pertama dari arah Wonosari.

Pengunjung bisa melewati Bunderan Sambipitu, kemudian menuju ke arah Dusun Bobung dan langsung menuju ke arah Desa Nglanggeran.

Jalur kedua dapat melalui Yogyakarta.

Dari Yogyakarta setelah melalui Bukit Bintang Pathuk, Radio GCD FM, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju ke arah desa Ngoro-oro. Setelah itu langsung menuju ke Desa Nglanggeran.

Sumber : utiket.com

Senin, 26 Januari 2015

Bukit Bintang Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Bukit Bintang merupakan sebuah obyek wisata yang terletak di Kota Gudeg, tepatnya di perbukitan Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Nama asli tempat ini adalah Bukit Hargo Dumilah namun lebih dikenal dengan nama Bukit Bintang karena dari tempat ini Anda bisa menyaksikan indahnya kerlap-kerlip cahaya lampu laksana kemerlip cahaya bintang. Kerlap-kerlip cahaya lampu tersebut sebenarnya berasal dari pancaran lampu rumah-rumah yang ada di wilayah Yogyakarta dimana bila dilihat dari atas bukit ini maka pancarannya akan nampak seperti cahaya bintang. Tempat ini cukup terkenal di kalangan anak muda. Walaupun begitu tak jarang pula sekumpulan keluarga datang untuk menikmati keindahan dan keromantisan tempat ini. Walaupun obyek wisata ini juga bisa dikunjungi pada siang hari namun tempat ini akan terlihat lebih indah bila Anda mengunjunginya di malam hari.

Bukit ini terletak di ketinggian sekitar 150 meter di atas kota Yogyakarta, sehingga tak heran bila udara di tempat ini cukup sejuk namun juga dingin. Bukit ini semakin ramai oleh pengunjung yang ingin melihat keindahan kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian. Maka tak heran jika banyak penduduk setempat yang memanfaatkan lokasi ini untuk berwirausaha. Kebanyakan usaha yang dipilih adalah usaha kuliner. Jadi jangan khawatir selama Anda berada di sini karena selain Anda bisa menikmati indahnya pemandangan kota Yogyakarta di malam hari dari atas bukit, Anda juga bisa menikmati beberapa makanan dan minuman yang dijual di sini, mulai dari makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, pisang bakar, maupun makanan berat lainnya yang akan terasa lebih nikmat lagi bila ditemani dengan secangkir kopi panas. Bagi pengunjung yang datang dari luar kota Yogyakarta juga jangan khawatir karena beberapa tempat penginapan juga sudah tersedia di sini.

Akses ke Bukit Bintang Yogyakarta

Tempat ini terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Wonosari km. 16. Jika ingin menuju ke lokasi obyek wisata ini Anda bisa menggunakan angkutan umum, kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa dengan mudah. Dari pusat kota Yogyakarta Anda bisa menuju ke arah Ring Road Timur kemudian ambil arah yang menuju ke Jalan Wonosari. Anda tinggal lurus mengikuti arah Jalan Wonosari hingga tiba di Bukit Hargo Dumilah, perbukitan Pathuk, Gunung Kidul.

Sumber : utiket.com

Minggu, 25 Januari 2015

Taman Nasional Gunung Merapi Yogyakarta Indonesia



Introduksi

Gunung Merapi adalah salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia maupun di dunia. Gunung Merapi terletak di pulau Jawa tengah, hanya 25km ke utara dari kota utama, Yogyakarta. Nama Merapi berarti Gunung Api dalam bahasa Jawa. Asap bisa dilihat muncul dari kawah. Seperti baru-baru ini tahun 2006 dan November 2010 gunung berapi meletus mengakibatkan kerusakan yang cukup parah yang memakan banyak korban jiwa.

Karena sangat beresiko maka aktivitas pengunjung di Taman Nasional Gunung Merapi tergantung pada pemerintah daerah. Dilarang mengabaikan peringatan dari pemerintah daerah ataupun pergi sendiri.

Taman Nasional didirikan pada tahun 2004 dengan luas sekitar 6.410 hektar (64 km persegi) pada ketinggian 600-2968 meter di atas permukaan laut. Taman Nasional Gunung Merapi sebagian besar tertutup oleh hutan pegunungan tropis. Di taman hidup banyak spesies kehidupan liar seperti: Macan tutul, babi hutan, rusa, elang dan beberapa jenis ular.

Di pulau Jawa gunung Merapi adalah tempat sakral dan setiap tahun pada hari ulang tahun penobatan Sultan Yogyakarta diselengarakan upacara persembahan. Gunung Merapi merupakan bagian dari pusat sakral penghubung antar utara dan selatan yang menghubungkan para roh Merapi dengan Sultan Yogyakarta dan Ratu Nyi Roro Kidul dari Samudera Selatan.

Mendaki gunung dapat dilakukan dari arah selatan dan arah utara tetapi hanya dari arah utara kamu bisa mencapai kawah, bawalah panduan atau mintalah seorang pemandu jika kamu berencana untuk mendaki sampai ke kawah.

Akses ke Taman Nasional Gunung Merapi Yogyakarta

Panduan Wisata untuk melakukan perjalanan dan mendaki lereng utara di Yogyakarta sangatlah mudah, kamu bisa naik bus atau mobil ke Kaliurang di lereng selatan dan menemukan panduan di sana.

Sumber : utiket.com

Sabtu, 24 Januari 2015

Goa Pindul



Introduksi

Goa Pindul terletak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Goa ini mulai diperkenalkan pada akhir 2010. Nama Goa Pindul berasal dari sebuah kisah seorang pemuda yang bernama Joko Singlulung yang mencari ayahnya yang hilang. Dengan menyusuri banyak hutan dan goa, tiba-tiba kepalanya terbentur salah satu batu di goa ini, sehingga akhirnya goa ini dinamakan Goa Pindul. Pindul merupakan singkatan kata dari pipi kejendul (bahasa Jawa) yang berarti pipi terbentur.

Goa ini memiliki keindahan yang unik. Unik karena memiliki banyak kilauan stalaktit dan stalakmit yang berusia ribuan tahun yang berwarna putih kristal di berbagai sudut goa. Sangat eksotis. Ada pula stalagtit gong yang bila dipukul akan menghasilkan suara mirip gong yang suaranya membahana terpantul di dinding goa. Ditambah lagi adanya sebuah ruangan yang cukup besar dengan lubang di atasnya dan berada di tengah goa. Dengan begitu suasana di tengah goa ini menjadi lebih eksotis dengan adanya sinar matahari yang masuk melalui lubang ini.

Anda juga dapat meyusuri sungai sepanjang 300 m menuju ke dalam perut goa dengan memakai ban mobil sebagai pelampungnya. Kegiatan ini disebut cave tubing dan biasanya dilakukan selama kurang lebih 45-60 menit. Aliran sungai di goa ini tenang sehingga bisa dilakukan juga oleh anak-anak. Selama perjalanan menyusuri sungai Anda akan disuguhi beberapa lukisan alami yang tercipta dari kelelawar penghuni goa. Anda juga akan mendapat penjelasan tentang ornamen, batu Kristal di sepanjang penyusuran.

Fasilitas

Bila Anda tertarik bermalam di sini, disediakan juga homestay yang berupa rumah khas penduduk dengan dinding bambu, pemancingan serta rumah makan.

Akses ke Goa Pindul

Untuk dapat menuju ke lokasi goa ini Anda dapat membawa kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.

Dengan kendaraan pribadi rutenya :

Dari Kota Yogyakarta menuju Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Dari Wonosari Anda langsung menuju ke Karangmojo. Setelah sampai di perempatan Argopolitan, belok kiri dan ikuti jalan desa. Anda sudah sampai di Desa Bejiharjo, dan Dusun Gelaran tidak jauh dari situ.

Sedangkan bagi Anda yang menggunakan angkutan umum, rutenya :

Anda dapat menggunakan bus jurusan Yogya-Wonosari dengan tarif Rp 6.000 sekali jalan. Dan dari Wonosari Anda dapat menggunakan ojek menuju Desa Bejiharjo, Dusun Gelaran dengan biaya sekitar Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Jam buka

Cave tubing buka dari setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Waktu yang tepat untuk menyusuri sungai adalah sekitar pukul 09.00-10.00 WIB.

Biaya tiket masuk

Biaya yang harus Anda keluarkan hanya sekitar Rp 30.000 (minimal 5 orang), dan itu sudah termasuk perlengkapan cave tubing, ban pelampung serta head lamp.

Sumber : utiket.com

Jumat, 23 Januari 2015

Taman Sari Keraton Yogyakarta



Jl. Kyai Haji Wahid Hasyim, no: 129, Yogyakarta.
Indonesia

Taman Istana Raja Yogyakarta 

Introduksi 

Taman Sari adalah Taman Istana Raja yang memiliki gaya arsitektur unik karena merupakan perpaduan antara gaya arsitektur Jawa dan Portugis, Sultan Hamengkubuwono I dulunya memang dibantu oleh arsitek-arsitek dari Portugis saat hendak membangun Taman Sari ini.

Hal pertama yang mengesankan ketika Anda berkunjung ke Taman Sari adalah gapura unik dengan ukiran-ukiran cantik yang menjadi pintu masuk di Taman Sari. Memasuki dua pintu kedalam Anda akan menemukan dua kolam berair biru. Pada masanya kolam tersebut adalah tempat pemandian para putri dan selir-selir raja. Hiasan-hiasan seperti air mancur yang berbentuk kepala naga dan pot-pot bunga disekelilingnya menambah apik interior di Taman Sari.

Keistimewaan lainnya di area taman sari adalah masjid bawah tanah. Untuk menuju masjid bawah tanah, Anda harus melewati jalan yang berupa lorong-lorong panjang dan tangga-tangga. Gaya arsitektur masjid ini tidak seperti masjid-masjid pada umumnya yang berbentuk persegi, melainkan berbentuk lingkaran. Di tengah-tengah masjid ini terdapat sumur yang disebut Sumur Gumilang. Masjid ini dulunya merupakan Surau yang sering dipakai Sultan untuk shalat.

Fasilitas

Ada banyak penginapan, hotel dan warung makan sampai restoran yang menawarkan berbagai menu andalan kota Yogyakarta di sekitar kawasan ini. Anda juga bisa menyewa pemandu berlisensi dengan tarif: 10.000-20.000 rupiah.

Akses ke Taman Sari Keraton Yogyakarta

Untuk menuju Taman Sari tidaklah sulit, dari Keraton Yogyakarta dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit. Ada banyak becak yang dapat mengantar Anda menuju Taman Sari dengan tarif 10.000 rupiah. Namun jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, akan lebih nyaman jika masuk melalui gerbang sebelah timur karena disini terdapat area parkir yang cukup luas.

Jam buka

Senin - Minggu, pukul 09.00 - 15.30 WIB

Biaya tiket masuk

Tiket: Rp.3.000 untuk wisatawan domestik dan Rp.7000 untuk wisatawan mancanegara.

Sumber : utiket.com

Kamis, 22 Januari 2015

Museum De Mata Trick Eye Yogyakarta Indonesia



Basement XT Square Jl Veteran RT 016/05 Yogyakarta Indonesia
Phone: 0274 – 388086

Introduksi

De Mata Trick Eye Museum adalah Museum 3D satu-satunya di Yogyakarta bahkan di Jawa Tengah. Museum ini menampilkan lukisan tiga dimensi (3D) sebanyak 120 buah dan menjadikan De Mata trick Eye sebagai Museum 3D terbesar di dunia. Berbagai tema lukisan yang di tampilkan, mulai dari alam, public figure, superhero, olahraga, ornamen dan lain-lain. Museum yang baru dibuka pada tanggal 22 Desember 2013 ini, telah menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) pada bulan Januari 2014.

Apa yang menarik dari museum ini? Tentu saja seluruh lukisan 3D yang menjadi koleksi museum ini merupakan hal yang sangat menarik. Keseluruhan lukisan tersebut terlihat seolah nyata yang dapat menipu mata, sesuai dengan namanya, Trick Eye Museum. Setiap pengunjung di sini bebas untuk berfoto dengan berbagai tema lukisan tipuan mata tersebut. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang seolah-olah sedang berjalan di atas jembatan dengan jurang yang dalam di bawahnya, menerima setangkai bunga dari Sri Sultan HB X, mewawancarai hingga berjabat tangan dengan para pemain olahraga terkenal atau berada di suatu obyek wisata, seperti Candi Prambanan, Taman Sari, Keraton dan Malioboro.

Sebagian besar koleksi lukisan di museum ini merupakan hasil karya FX. Petrus Kusuma. Sebagian lukisan lainnya merupakan karya mahasiswa seni rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Menurut berbagai sumber, museum ini menjadi museum 3D terbesar di dunia karena menampilkan 120 buah lukisan 3D. Sedangkan di museum serupa yang ada di beberapa negara seperti Jepang, Tiongkok, Singapore, Hongkong dan Korea hanya menampilkan rata-rata sekitar 70 lukisan 3D saja. So, jangan lupa sempatkan diri untuk mengunjungi museum unik, seru dan menarik ini saat berada di Yogyakarta.

Akses ke Museum De Mata Trick Eye Yogyakarta

Museum ini berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa, taksi atau bisa juga menggunakan bus Trans Jogja yang menuju ke shelter (tempat perhentian bis) yang ada di samping XT Square.

Jam buka

Buka jam 10.00 pagi – 10.00 malam WIB.

Biaya tiket masuk

Tiket: 25.000 Rupiah pada hari biasa dan Rp 35.000 untuk hari libur atau weekend.

Sumber : utiket.com

Rabu, 21 Januari 2015

Keraton Yogyakarta



Jl. Rotowijayan 1, Yogyakarta Indonesia 

Introduksi 

Keraton Yogyakarta terletak di tengah pusat kota Yogyakarta. Keraton ini dulunya didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I di tahun 1755. Sebagian kompleks Keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, seperti replika pusaka keraton dan berbagai macam gamelan. Diantaranya adalah Museum Kereta Keraton Yogyakarta, Museum Keraton Yogyakarta dan Museum Batik.

Selain berbagai benda budaya dan arsitektur anda dapat melihat pertunjukkan karawitan, macapat, wayang kulit ataupun wayang orang yang selalu dipentaskan sekitar pukul 10.00 - 12.00 di bangsal Sri Manganti.

Akses ke Kraton Yogyakarta

Banyak transportasi umum yang dapat digunakan untuk menuju ke Keraton Yogyakarta karena memang letaknya yang di tengah pusat kota. Biaya untuk bis umum pun hanya Rp 3.000 per orang.

Jam buka

Museum ini buka setiap hari kecuali jika ada upacara adat. Dibuka mulai pukul 08.30 - 14.00 kecuali hari Jumat hanya sampai pukul 13.00.

Biaya tiket masuk

Untuk dapat memasuki Museum Keraton Yogyakarta anda cukup membayar biaya masuk Rp 5.000 dan Rp 1.000 untuk kamera.

Sumber : utiket.com

Selasa, 20 Januari 2015

Gumuk Pasir Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pernahkah Anda membayangkan bahwa ternyata ada gurun pasir di Indonesia? Sulit dibayangkan memang, mengingat Indonesia tercinta ini beriklim tropis dan berada di wilayah khatulistiwa. Namun jangan salah, ada lho gurun pasir di Indonesia, namanya adalah Gumuk Pasir. Letaknya berada di kawasan Bantul, Yogyakarta atau berada di sepanjang Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis, Depok, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fenomena ini memang tidak biasa. Tak heran banyak ahli geologi dan geografi yang datang ke Gumuk Pasir untuk meneliti fenomena unik ini. Bahkan Gumuk pasir direkomendasikan oleh UNESCO masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Gumuk pasir ini terbentuk karena pergerakan angin yang membawa pasir dari material vulkanis Gunung Merapi. Pasir-pasir ini terbang ke laut dan menyatu bersama air sehingga butiran pasir menjadi lebih halus. Proses hingga membentuk Gumuk Pasir yang berbukit seperti ini tidak cepat loh. Perlu ribuan tahun, hingga menjadi fenomena yang unik yang bisa kita lihat seperti sekarang. Menariknya temparatur udara di Gumuk Pasir ini persis seperti temperature yang ada di Gurun Sahara Afrika. Yaitu panas terik di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Gumuk Pasir ini mempunyai panjang sekitar 15 kilometer. Letaknya dekat dengan pantai Parangtritis dan hilir Sungai Opak.

Gumuk Pasir sering dijadikan obyek bagi fotografer. Artis terkenal seperti Agnes Monica dan Band Letto juga pernah menjadikannya sebagai lokasi syuting video klip. Di sini Anda juga bisa berwisata edukasi, karena di sekitar Gumuk terdapat Museum Geospatial yang menyediakan informasi ilmiah tentang kondisi geospatial Gumuk Pasir. Makin penasaran dengan gunung pasir satu-satunya di Indonesia ini? Jangan lupa mampir ke sini jika Anda berkunjung ke Yogyakarta.

Akses ke Gumuk Pasir Yogyakarta

Untuk menuju ke lokasi ini, dari pusat kota Yogyakarta dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 45 menit ke arah selatan melalui Jalan Parangtritis dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.

Sumber : utiket.com

Senin, 19 Januari 2015

Gembiraloka Zoo Yogyakarta Indonesia



Jl. Kebun Raya No. 02, Yogyakarta Indonesia
Phone: 0274-373861 

Introduksi 

Waahhh... memang seru kalau weekend bareng keluarga tercinta. Apalagi kalau ditemani dengan si buah hati. Pastinya akan semakin menambah weekend Anda sekalian terasa istimewa. Namun, kalau hanya jalan-jalan tanpa ada pengetahuan buat si buah hati atau buat kita rasa-rasanya kok ada yang kurang ya? Hemm... mau rekreasi sambil edukasi? Disini tempatnya. Namanya Kebun Binatang Gembiraloka. Rekreasi sambil edukasi mengenal satwa dan tumbuh-tumbuhan.

Apa itu kebun binatang Gembiraloka? Gembiraloka atau yang lebih akrab dengan sebutan Gembiraloka Zoo adalah semacam kebun binatang yang terletak di daerah Yogyakarta atau lebih tepatnya di Jalan Kebun Raya No. 02 (jalan dari Titik 0 KM Yogyakarta atau pusat Kota Yogyakarta ke arah Timur). Kebun binatang ini dibangun kurang lebih pada tahun 1933 atas ide dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Yang awal mulanya hanya menginginkan sebuah tempat hiburan, lihat saja arti dari Gembiraloka (Gembira berarti Gembira dan Loka berarti Tempat). Namun, tempat memelihara satwa kelangenan (peliharaan) raja menjadi sebuah kebun binatang publik baru dapat direalisasikan pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Lalu apa saja yang ada di kebun binatang ini? Wahh... banyak banget. Tapi tentunya kita akan disuguhi beraneka ragam satwa baik hewan ataupun tumbuhan. Dari mulai melihat hewan Jenis Mamalia (Harimau Sumatera, Harimau Putih, Unta, Beruang Madu, Orang Utan, dan lain-lain), Jenis Burung atau Unggas (kakatua, Nuri Bayan, Julang Emas, Merak Hijau, dan lain-lain), Jenis Reptilia (Monitor Pohon, Viper Wagleri, Soa Payung, dan lain-lain), Jenis Amfibi (Katak Bibir Putih, Katak Pacman, Katak Tomat, dan lain-lain), Jenis Ikan (Ikan Discus, Piranha, Niasa, Arapiama Raksasa, dan lain-lain) atau mau lihat Jenis Tumbuhan ada juga, misal Jenis Kelapa Sawit, Secang, Kesambi, dan lain-lain.

Selain itu semua, saat ini kebun binatang Gembiraloka juga melengkapi fasilitas-fasilitas permainan yang dapat digunakan atau disewa oleh pengunjung. Kalau kita beruntung, maka kita dapat menyaksikan Atraksi beberapa Satwa yang ada di Gembiraloka dan sekaligus dapat berinteraksi dengan salah satu Satwanya yakni Orang utan. Kita dapat bersalaman, berpelukan bahkan kita juga dapat berfoto dengan si Orang Utan tersebut, dengan biaya Rp 15.000 per foto kita sudah mendapatkan hasil cetak foto ukuran 4R dengan si orang Utan tersebut.

Selain itu, ada juga Arena Tangkap ikan, Refleksi Ikan, Tunggang Gajah, Tunggang Unta, Banana Boat, Sepeda Air, Skuter Air atau yang suka sedikit tantangan bisa mencoba ATV. Harga sewanya pun relatif cukup murah berkisar antara Rp 10.000 - Rp 20.000 per putaran. Bagi pengunjung yang sekiranya telah lelah berjalan, disediakan pula kendaraan berupa kereta pengunjung. Harga tiketnya pun bervariasi, bagi yang hanya menginginkan sampai pos berikutnya atau satu setopan cukup membayar dengan Rp 5.000. Atau yang mau Multi Stop, hanya dengan biaya Rp 20.000 dapat mengitari sekitar Gembiraloka tanpa harus berjalan kaki.

Nahh... bagi yang sudah merasa lapar kini Gembiraloka Zoo juga sedang mengembangkan sebuah Foodcourt di sebelah Pintu keluar atau sebelum Pintu keluar dari Gembiraloka Zoo. Pokoknya lengkap sekali lah. Senang-senang dengan keluarga dapat, Ilmu juga oke. Nahh kurang apa lagi? Owwwhhh iya satu lagi... Oleh-oleh? Untuk urusan yang satu ini Gembiraloka Zoo juga tidak ketinggalan. Para pengunjung bisa memesan Marchendise berupa Kaos di Kios yang dekat dengan Tunggang Unta. Nah disini kita juga bisa berfoto dengan satwa dan membeli Kaos yang harganya bervariasi pula sekitar Rp 40.000an. Selain itu di pintu keluar juga telah disediakan puluhan Kios yang berjejer rapi menjajakan beraneka ragam oleh-oleh mulai dari makanan khas hingga kaos khas Jogjakarta.. Nahh keuntungan beli disini bisa tawar-menawar. Harga cocok lalu Bungkusssssss.

Nahh sekarang sudah benar-benar lengkap Liburan Anda beserta Keluarga atau rombongan. Namun... ada satu hal yang membuat terenyuh, usut punya usut ternyata banyak hewan yang ada di gembiraloka Zoo sudah terancam punah. ckckckckck... Oleh karena itu, mari kita jaga bersama, agar kedepannya anak cucu kita tetap dapat melihat hewan atau tumbuhan yang super duper eksotis tersebut. Jangan sampai anak dan cucu kita hanya melihat melalui gambar atau hanya mendengar dari cerita. Sayang sekali ya... So, Save Our Earth...

Akses ke Gembiraloka Zoo Yogyakarta

Letak dari kebun binatang ini bisa dikatakan sangat strategis, letaknya berada disamping sungai Gajah Wong. Aksesnya pun sangat mudah bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum dengan menggunakan Bis jalur 4 arah ke Terminal Giwangan.

Jam buka

Pukul: 09.00-17.00 WIB

Biaya tiket masuk

Untuk biaya masuknya pun bisa dikatakan terjangkau untuk semua kalangan. Yakni Rp 20.000 per orang (di atas 3 tahun sudah bayar), kalau kami sarankan lebih baik berangkat Rombongan karena akan dapat Diskon yang bervariasi. Untuk harga Rp. 20.000 dengan disuguhi sebuah tempat rekreasi yang Lengkap, Bersih, Nyaman dan Terpelihara bisa dikatakan Murahlah. Apalagi kalau kita tahu bahwa harga tiket tersebut pastinya untuk memelihara satwa-satwa yang ada di dalamnya. Wahhh... best price pokoknya.. Itung-itung nyumbang buat memelihara satwanya.

Sumber : utiket.com

Minggu, 18 Januari 2015

Candi Prambanan




Introduksi 

Candi Prambanan merupakan peninggalan kebudayaan Hindi terbesar di Indonesia, Candi Prambanan memiliki pesona keindahan tersendiri sebab selain tata letaknya yang menakjubkan Candi Prambanan juga menyimpan kisah sejarah dan legenda yang sangat menarik dan unik dengan latar belakang kisah percintaan maka dari itu Candi Prambanan patut di kunjungi wisatawan.

Candi Prambanan terletak tepat di tepi jalan raya sekitar 17 km dari Yogyakarta menuju Solo, untuk itu Candi Prambanan merupakan obyek wisata andalan. Karena letaknya yang sangat strategis dan mudah di jangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Candi Prambanan merupakan kompleks karena di kawasan ini tidak hanya terdapat satu candi, namun tiga candi dengan bangunan utama Candi Prambanan yang di bangun pada abad 9 M dengan arsitektur yang indah dan memiliki ketinggian sekitar 47 meter. Ketiga bangunan tersebut melambangkan Trimurti, yaitu ajaran tentang tiga dewa utama yang terdiri dari Candi Siwa (Dewa Pelebur) yang berada di tengah, Candi Brahma (Dewa Penjaga) berada di selatan dan Candi Wisnu (Dewa Pencipta) berada di utara. Sedangkan di depan terdapat tiga candi kecil yang melambangkan wahana atau kendaraan para dewa, yaitu: Candi Nandi (Kerbau) yang merupakan kendaraan bagi Dewa Siwa, Candi Angsa kendaraan bagi Dewa Brahma dan Candi Garuda yang merupakan lambang kendaraan Dewa Wisnu.

Selain mudah di jangkau, harga tiket yang relatif murah, terdapat pula museum dengan audio visual yang memutarkan film tentang ditemukannya Candi Prambanan, benda arkeolog dan perhiasan Raja Mataram Kuno.

Akses ke Candi Prambanan

Akses ke Candi Prambanan mudah di jangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti Bus TransJogja dengan memilih jalur 1A atau 1B, karena lokasinya persis dipinggir jalan, yaitu Jalan Raya Yogya-Solo.

Di sekitar candi terdapat kereta mini yang bisa di gunakan untuk mengelilingi kawasan candi Prambanan.

Biaya tiket masuk

Tiket sebesar Rp. 30000 untuk wisatawan lokal dan $18 untuk wisatawan asing.

Sumber : utiket.com

Sabtu, 17 Januari 2015

Candi Ijo Yogyakarta, Indonesia



Introduksi

Candi Ijo adalah sebuah candi yang letaknya paling tinggi di antara candi-candi yang lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Ijo, berlokasi di Bukit Ijo, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarata. Untuk masuk ke Candi Ijo tidaklah di pungut biaya, cukup mengisi daftar buku tamu. Candi Ijo dibangun pada abad ke-9 di sebuah bukit dengan ketinggian 410 meter.

Bukan hanya candi yang bisa di nikmati namun pemandangan alam di bawahnya, yang berupa teras-teras seperti di daerah pertanian yang memiliki kemiringan yang cukup curam.

Kompleks candi terdiri dari 17 struktur bangunan yang terbagi dalam 11 teras . Teras pertama hingga teras ke sebelas berupa teras berundak yang membujur dari arah barat ke timur.

Bangunan pada teras ke-11 adalah pagar keliling, delapan bah lingga patok, empat bangunan yaitu candi utama dan tiga candi perwara. Ragam bentuk seni rupa dijumpai sejak masuk ke bangunan ini, candi Ijo tergolong candi Hindu. Hal ini bisa di lihat dengan adanya kala-makara yang motif kepala ganda di atas pintu masuk. Motif kepala ganda dan atributnya juga bisa dijumpai pada candi Budda.

Ada pula arca yang menggambarkan sosok perempuan dan laki-laki, sosok tersebut dapat mempunyai beberapa makna, pertama sebagai cara untuk mengusir roh jahat atau dapat juga bermakna sebagi lambang bersatunya Dewa Siwa dan Dewi Uma yang berarti sebagi awal terciptanya alam semesta.

Terdapat tempat api pengorbanan adalah merupakan cermin masyarakat Hindu yang memuja Brahma, ada tiga candi perwara yang menunjukkan penghormatan masyarakat pada Hindu Trimurti, yaitu: Brahma, Siwa, dan Wisnu.

Salah satu karya yang menyimpan misteri adalah 2 buah prasasti yang terletak di bangunan candi pada teras ke-9. Salah satu prasasti tersebut di beri kode, bertuliskan Guywan yang berarti Pertapaan. Prasasti yang lain terbuat dari batu berukuran dengan tinggi 14 cm dan tebal 9 cm, memuat mantra-mantra yang di perkirakan berupa kutukan.

Mengunjungi candi Ijo, kamu akan menjumpai pemandangan yang indah, bila menghadap ke arah barat dan memandang ke bawah kamu bisa melihat pesawat take off dan landing di Bandara Adisutjipto.

Akses ke Candi Ijo Yogyakarta

Dari Yogyakarta, jarak candi Ijo sekitar 28 km ke arah timur. Dengan menggunakan bus, bisa melalui rute menuju Candi Prambanan yaitu Trans-Jogja (1 A dan 1 B).

Sumber : utiket.com

Jumat, 16 Januari 2015

Candi Borobudur



Jl. Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553 Indonesia, Phone: (0293) 788 266

Introduksi

Candi Borubudur terletak di 15 km sebelah selatan Gunung Tidar atau kira-kira 40 km sebelah utara kota Yogyakarta. Konon candi ini dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno dan merupakan candi terbesar di abad ke-9Candi ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa di kompleknya. Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya sekitar 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 setelah direnovasi. Dan setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia.

Bangunan terdiri dari 4 bagian. Bagian pertama disebut Kamadhatu (melambangkan manusia yang masih terikat dengan nafsu), empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu (melambangkan manusia yang sudah terbebas dari nafsu tapi masih terikat rupa dan bentuk) dan tiga tingkat di atasnya lagi disebut Arupadhatu (melambangkan manusia yang sudah tidak terikat dengan nafsu, rupa dan bentuk), sedangkan yang paling atas disebut Arupa (melambangkan nirwana tempat Sang Budha bersemayam).

Fasilitas

Fasilitas di kawasan candi sangatlah baik meliputi: area parkir yang luas, toilet umum, berbagai museum, tempat ibadah, dan banyaknya kios cindera mata sampai hotel di dalam kawasan candi Borobudur.

Akses ke Candi Borobudur

Untuk menuju ke Borobudur dari kota Yogyakarta anda dapat naik Trans Jogja jalur 2A menuju ke terminal Jombor tiketnya hanya Rp 3.000 per orang. Turun dari halte Jombor anda dapat naik bis jurusan Jombor - Borobudur dan harganya sekitar Rp 10.000 per orang.

Biaya tiket masuk

Biaya masuk ke Borobudur pun hanya Rp 30.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Kamis, 15 Januari 2015

Agrowisata Mangunan Bantul Yogyakarta



Introduksi

Kebun buah Mangunan berada di Kelurahan Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berjarak 35 km dari pusat kota Yogyakarta, agrowisata ini dibangun di atas area seluas 23,34 hektar pada tahun 2003 oleh Permerintah Kabupaten Bantul. Lokasi ini berada di kawasan perbukitan kaki Pegunungan Seribu dengan ketinggian 150-200m di atas permukaan laut. Agrowisata Mangunan memiliki berbagai macam koleksi tanaman buah-buahan, diantaranya durian, mangga, jeruk dan jambu.

Di tempat ini kamu bisa menikmati aneka buah-buahan yang bisa langsung kamu petik. Tapi tidak semua buah bisa tersedia dalam satu waktu karena ada beberapa buah berdasarkan musimnya. Untuk bisa memetik dan menikmati aneka buah langsung dari pohonnya, kamu diharuskan membayar sesuai dengan tarif yang ditentukan. Selain tanaman buah-buahan, pengunjung juga dapat melihat beberapa koleksi satwa, seperti rusa dan monyet. Agrowisata ini memiliki gardu pandang yang berada di puncak bukit, kamu bisa menikmati pemandangan alam pegunungan seribu yang indah.

Fasilitas

Agrowisata ini dikelola cukup baik, bisa dilihat dengan adanya fasilitas yang disediakan, seperti: kolam renang untuk anak-anak dengan kedalaman sekitar 0,5 sampai 1 m, kolam rekreasi dengan perahu bebek dan sepeda air, adanya tiga buah aula, area api unggun, area kemping, flying fox, refling, dan tracking area outbond. Selain itu, disini juga sering dijadikan arena latihan dan perlombaan bagi para pecinta downhill dan cross country.

Akses ke Agrowisata Mangunan Bantul Yogyakarta

Bagi kamu yang ingin menuju kawasan ini, sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi karena minimnya angkutan umum yang melewati tempat ini. Untuk menuju Agrowisata Mangunan kamu bisa lewat Jalan Imogiri Timur menuju arah Imogiri Dlingo, kemudian sekitar 5km dari Imogiri Dlingo kamu akan menjumpai Balai Desa Mangunan. Di balai desa ini ada petunjuk arah untuk menuju kawasan Agrowisata Mangunan. Kamu tinggal mengikuti petunjuk arah tersebut dan kamu akan sampai di Agrowisata Mangunan yang sejuk.

Biaya tiket masuk

5000 rupiah per orang

Sumber : utiket.com