Minggu, 24 April 2016

Surga di Nusa Lembongan Bali Indonesia


Introduksi

Nusa Lembongan adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah tenggara Pulau Bali. Pulau ini terletak di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Jaraknya hanya sekitar 30 menit dari Bali. Pulau ini terbagi menjadi dua desa yakni Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu.

Pulau ini memang kecil, namun jangan salah, di sini banyak sekali dijumpai obyek wisata yang menarik. Pantai-pantai di sini mempunyai hamparan pasir yang berwarna putih. Air lautnya pun berwarna biru jernih. Diantaranya adalah Pantai Dream Beach, Pantai Tamarind, Pantai Tanjung Sanghyang, Pantai Selegimpak dan beberapa pantai lainnya. Selain itu suasana pantainya juga masih sepi dari pengunjung.

Kebanyakan wisatawan yang datang ke pulau ini adalah wisatawan mancanegara. Bisa dibilang masih sangat sedikit wisatawan domestik yang berkunjung ke pulau ini. Wisatawan mancanegara yang datang ke pulau ini sebagian besar melakukan kegiatan surfing serta diving. Beberapa spot untuk surfing serta diving memang banyak terdapat di kawasan pulau ini. Tentunya tak hanya surfing dan diving saja, di pulau ini wisatawan bisa pula melakukan kegiatan trekking, memancing maupun snorkeling. Untuk keliling pulau tersedia jasa penyewaan motor karena tak banyak terdapat mobil di sini.

Saat air surut, pinggiran pantai di kawasan ini juga bisa digunakan untuk berenang. Air lautnya yang jernih juga terasa segar. Selain pantai, pulau ini juga memiliki obyek wisata lainnya seperti Rumah Bawah Tanah Gala-Gala, Gua Sarang Walet dan beberapa obyek wisata lainnya.

Puas berkeliling di Nusa Lembongan, Anda bisa langsung menuju ke Nusa Ceningan, yakni sebuah pulau kecil di sebelah Pulau Nusa Lembongan. Kedua pulau ini dihubungkan oleh sebuah jembatan kecil yang berwarna kuning. Ada banyak obyek wisata menarik di Nusa Ceningan. Salah satunya adalah Cliff Jumping (sebuah tempat dimana Anda bisa terjun bebas ke laut dari atas tebing) serta Secret Beach.

Fasilitas 

Ada dua pemberhentian di pulau ini yakni Jungut Batu dan Mushroom Bay. Di kedua pemberhentian tersebut banyak terdapat penginapan. Harganya pun bervariasi.

Di Jungut Batu, Anda bisa mendapatkan penginapan dengan harga mulai dari Rp 200.000 per malam dan sudah termasuk sarapan pagi. Sedangkan di Mushroom Bay, untuk penginapan yang lokasinya berada di pinggir pantai, harga sewanya sekitar Rp 500.000 per malam dan sudah termasuk sarapan pagi.

Selain itu, di pulau ini banyak tersedia jasa penyewaan motor serta jasa penyewaan perlengkapan untuk diving maupun surfing. Harga sewa motor untuk berkeliling ke pulau ini adalah sekitar Rp 50.000 hingga Rp 70.000 per hari. Jangan kaget karena sebagian besar motor di sini tidak menggunakan plat nomor. Anda pun tidak perlu menggunakan helm karena di pulau ini sama sekali tidak ada polisi.

Beberapa warung makan sederhana hingga restoran juga banyak terdapat di kawasan pulau ini. Menu makanan yang ditawarkan pun bervariasi mulai dari Nasi Jenggo khas Bali hingga menu seafood. Beberapa toko souvenir juga tersedia di kawasan ini.

Akses ke Nusa Lembongan

Pulau ini dapat diakses melalui Pantai Sanur dengan menggunakan speed boat atau slow boat.

Bila menggunakan speed boat tarifnya sekitar Rp 75.000 (wisatawan domestik) dan Rp 175.000 (wisatwan mancanegara) untuk sekali jalan, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Untuk slow boat tarifnya sekitar Rp 50.000 (wisatwan domestik) dan Rp 100.000 (wisatawan mancanegara) untuk sekali jalan, dengan waktu tempuh sekitar 90 menit perjalanan.

Untuk slow boat, jadwal keberangkatan dari Pantai Sanur hanya tersedia pada pukul 10.30 WITA saja. Sedangkan keberangkatan dari Nusa Lembongan yakni dari Jungut Batu hanya tersedia di pagi hari yakni pukul 08.00 WITA.

Sedangkan untuk speed boat, ada banyak pilihan jadwal keberangkatan dari Pantai Sanur. Paling pagi keberangkatan pukul 08.00 WITA dan paling akhir keberangkatan pukul 16.30 WITA.

Biaya tiket masuk

Tidak dikenakan biaya untuk masuk ke pantai-pantai yang ada di pulau ini.

Sumber : utiket.com

Minggu, 17 April 2016

Rafting di Sungai Ayung Denpasar Bali Indonesia



Introduksi 

Bali tak hanya terkenal dengan wisata pantainya saja. Bila berkunjung ke pulau ini, sesekali cobalah mampir ke kawasan wisata Sungai Ayung yang ada di Desa Payangan, Ubud, Bali. Sungai Ayung merupakan salah satu sungai yang ada di Indonesia yang dijadikan sebagai tempat kegiatan arung jeram atau rafting.

Sungai ini merupakan tempat rafting terfavorit dan terbaik yang ada di Pulau Bali. Banyak wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal yang berkunjung ke tempat ini. Sungai Ayung sendiri memiliki beberapa jeram yang tentunya akan menantang dan memacu adrenalin. Kegiatan arung jeram di sungai ini biasanya akan dimulai dari daerah Payangan dan akan berakhir di Desa Kedewatan. Jarak yang ditempuh sekitar dua belas kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Tak perlu khawatir karena nilai grade (tingkat kesulitan) sungai ini adalah dua hingga tingga grade. Sungai yang memiliki nilai grade dua hingga tiga adalah sungai yang mempunyai jeram yang mudah untuk diarungi. Lebar sungainya pun juga cukup, sehingga cocok untuk wisata arung jeram bersama keluarga ataupun bagi pemula.

Bila Anda ingin melakukan kegiatan wisata arung jeram di sungai ini, jangan lupa untuk menghubungi salah satu dari beberapa jasa rafting yang ada. Kegiatan arung jeram biasanya akan dimulai saat pagi hari yakni sekitar pukul 08.30 waktu setempat setelah sebelumnya diberi pengarahan oleh instruktur yang berpengalaman. Selain memiliki panorama yang bagus, di beberapa titik Anda akan menjumpai beberapa pahatan tebing yang indah dan besar yang merupakan hasil karya dari seniman Ubud.

Akses ke Sungai Ayung Denpasar Bali

Lokasi obyek wisata ini berada tidak jauh dari Bandara Ngurah Rai. Lokasinya berjarak sekitar 32 kilometer dari pusat kota Denpasar dan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat dengan waktu sekitar 60 menit perjalanan.

Sumber : utiket.com

Senin, 11 April 2016

Pantai Pemuteran Bali Indonesia



Introduksi

Pulau Bali memang memiliki banyak pantai. Beberapa pantai terkenal di pulau ini diantaranya adalah Pantai Kuta, Pantai Sanur hingga Pantai Lovina. Sebagai pantai yang terkenal, otomatis pantai-pantai tersebut banyak dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Nah, bagi Anda yang tidak terlalu suka dengan keramaian dan mencari ketenangan, jangan khawatir. Ada satu pantai yang cocok untuk dikunjungi. Namanya adalah Pantai Pemuteran.

Pantai Pemuteran terletak di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, wilayah Bali Utara. Pantai ini berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Gilimanuk. Berbeda dengan pantai lainnya yang ada di Bali, Pantai Pemuteran mempunyai suasana pantai yang sunyi dan tenang. Pantainya mempunyai panjang sekitar enam kilometer yang dibalut dengan perbukitan dan pepohonan kelapa. Sedangkan hamparan pasirnya berwarna hitam berkilau.

Pantai Pemuteran memang menawarkan ketenangan bukan hiruk pikuk seperti kebanyakan pantai di Bali. Pedagang asongan pun tak akan Anda jumpai disini. Karena pengelola memang melarang mereka untuk berdagang di kawasan pantai. Meski begitu, di pantai ini Anda tetap bisa melakukan aktivitas snorkeling maupun diving karena arusnya cukup tenang dan aman, dan seringkali tanpa ombak. Bahkan wisata bawah laut di pantai ini sempat mendapat penghargaan dari SKAL yakni organisasi pariwisata bawah laut sedunia pada bulan November 2003.

Fasilitas

Suasana pantai yang tenang dan jauh dari keramaian juga sangat cocok bagi pasangan baru yang ingin berbulan madu. Memang tidak ada hotel mewah di sini, namun Anda tetap masih bisa mendapatkan beberapa penginapan di kawasan ini.

Akses ke Pantai Pemuteran

Untuk menuju ke lokasi ini, dari Bandara Ngurah Rai Denpasar dapat langsung menuju ke Desa Pemuteran. Lama perjalanan yang ditempuh sekitar tiga hingga empat jam perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun sewa.

Sumber : utiket.com

Sabtu, 02 April 2016

Pantai Pasih Uug Bali Indonesia



Introduksi 

Pantai ini dikenal pula dengan nama Broken Beach serta Pantai Batu Bolong. Yup, karena memang kata Pasih Uug dalam bahasa Bali berarti pantai yang rusak. Uniknya justru karena hal tersebut, pantai ini jadi memiliki keindahan yang luar biasa dan mampu membuat setiap pengunjungnya berdecak kagum.

Pantai Pasih Uug terletak di Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar, kawasan Nusa Penida bagian barat, Bali. Sekilas memang kawasan pantai ini terlihat seperti obyek wisata Uluwatu karena terdapat tebing-tebing yang tinggi. Hanya saja di Pantai Pasih Uug tidak terdapat pura, tebing tingginya hanya menyajikan pemandangan laut lepas.

Kawasan pantai ini masih asri dan alami. Suasananya masih sangat tenang, jauh dari pemukiman penduduk. Bahkan belum banyak wisatawan yang tahu keberadaan obyek wisata cantik ini. Hamparan laut biru dan hijaunya perbukitan di kawasan ini dapat menjadikan pikiran Anda segar kembali.

Air lautnya pun sangat jernih. Jika beruntung, Anda bisa melihat ikan pari dan penyu dengan jelas dari ketinggian. Yup, karena memang pantai ini berbatasan langsung dengan tebing. Di pantai ini juga terdapat sebuah karang raksasa yang bolong di tengahnya, sehingga membentuk seperti sebuah jembatan alami.

Aktivitas 

Berjemur : Di pantai ini Anda bisa berjemur di atas tebing dengan pemandangan laut lepas.

Fotografi : Pemandangan yang indah, birunya laut dan tebing yang tinggi dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta fotografi.

Fasilitas 

Kawasan pantai ini masih asri dan alami dan jauh dari pemukiman penduduk, sehingga belum ada warung atau kios penjual makanan/minuman di sekitar kawasan ini. Untuk penginapan, Anda bisa mendapatkan beberapa penginapan di kawasan Nusa Lembongan ataupun di Nusa Penida.

Akses ke Pantai Pasih Uug Bali

Untuk menuju ke lokasi pantai ini, Anda bisa melalui Pantai Sanur. Dari Pantai Sanur, Anda bisa menggunakan speedboat menuju ke pelabuhan Nusa Penida. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit perjalanan.

Dari Nusa Penida, Anda bisa menyewa mobil atau motor dan menuju ke Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar. Waktu tempuhnya sekitar 90 menit perjalanan. Akses jalannya memang belum terlalu bagus, namun semuanya akan terbayar ketika Anda sudah sampai di tempat tujuan.

Sumber : utiket.com