Jumat, 31 Januari 2014

Pantai Kemala Balikpapan Indonesia


Tentang Pantai Kemala

Pantai Kemala atau yang biasa disebut dengan Pantai Polda merupakan salah satu tujuan wisata yang berada di Kota Balikpapan. Disebut dengan nama Pantai Polda karena pantai ini dikelola oleh Polda Kalimantan Timur. Pantai Kemala terletak di pusat kota, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Propinsi Kalimantan Timur. Lokasinya yang berada di pinggir jalan namun terhalang oleh bangunan perkantoran menjadikan obyek wisata satu ini tidak begitu mencolok.

Nuansa Bali akan terasa saat kamu berada di pantai ini. Hal tersebut dikarenakan dari pantai berpasir putih yang lembut dengan ombak yang tenang dan pohon kelapa yang berada di pinggir pantai ini terlihat jelas bangunan gedung-gedung bertingkat yang berada di pinggir pantai. Selain itu terdapat resto di pinggir pantai ini yang ditata seperti resto di Bali. Nama restonya pun dinamai seperti nama pantai di Bali, D'Jimbaran Resto.

Pantai Kemala selalu menawarkan suasana yang nyaman dan santai sehingga tak heran jika pantai ini selalu ramai dikunjungi. Terlebih lagi lokasi pantai ini berada di jantung kota. Selain bermain pasir dan berenang di pantai ini, kamu juga bisa mencoba watersport yang ditawarkan oleh Pantai Kemala, seperti : banana boat, jet ski dan flying fox.

Untuk bisa menikmati watersport tersebut kamu cukup membayar sekitar Rp. 25.000/orang. Tetapi untuk flying foxnya hanya dikhususkan untuk anak-anak saja. Banana boat biasanya hanya tersedia pada sore hari sekitar pukul 16:00. Dan tidak ada loket khusus untuk membeli tiket banana boatnya. Kamu cukup menghampiri orang yang terlihat membenahi banana boat kemudian mendaftarkan diri menjadi penumpang banana boat. Saat penumpangnya sudah ada 6 orang, maka kamu akan bisa segera menikmati berpacunya adrenalinmu di atas banana boat yang ditarik dengan speed boat berkeliling Pantai Kemala.

Akses ke Pantai Kemala

Karena letaknya yang masih berada di jantung kota dan di pinggir jalan raya, maka akses menuju Pantai Kemala pun sangat mudah dijangkau. Kamu bisa menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi menuju Pantai Kemala dari pusat Kota Balikpapan dengan hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja.

Maskapai terbang ke Balikpapan



Sumber : utiket.com

Kamis, 30 Januari 2014

Bukit Bangkirai Balikpapan Indonesia


Tentang Bukit Bangkirai

Bagi yang suka berwisata dengan tantangan sambil menikmati keindahan alam, coba yuk jalan-jalan ke tempat wisata satu ini. Namanya Bukit Bangkirai. Bukit Bangkirai merupakan wisata hutan hujan tropis yang masih alami, berada di Jalan Raya Soekarno-Hatta Km. 38, Kecataman Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Balikpapan, Kalimantan Timur yang dikelola oleh PT. Inhutani I Unit Manajemen Hutan Tanaman Industri (UMHTI). Kawasan ini berjarak 20 km dari ibukota Kecamatan Samboja, 58 km dari kota Balikpapan dan 150 km dari kota Tenggarong atau Samarinda.

Di kawasan wisata seluas 1.500 hektar yang diresmikan pada tanggal 14 Maret 1998 ini kamu bisa menikmati pemandangan dan sejuknya hutan hujan tropis yang masih alami dengan kicauan burung dan suara hewan penghuni hutan ini. Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan kebun buah seluas 4 hektar. Bukit Bangkirai mempunyai 45 jenis anggrek, salah satunya anggrek hitam yang menjadi maskot Kalimantan Timur. Selain itu pohon bangkirai merupakan tumbuhan yang mendominasi kawasan hutan ini dengan umur rata-rata lebih dari 150 tahun, tinggi 40-50 meter dan diameter 2,3 meter. Itulah sebabnya kawasan ini dinamakan Bukit Bangkirai. Terdapat pula beragam aneka satwa yang menghuni hutan ini diantaranya : 113 jenis burung, monyet ekor panjang, babi hutan, owa-owa, beruk, lutung merah, bajing terbang dan rusa sambar.

Selain keindahan dan kesejukan hutan dengan aneka ragam flora dan fauna yang ada, di kawasan wisata ini kamu bisa mencoba tantangan dengan meniti jembatan tajuk gantung (canopy bridge) yang menjadi daya tarik tersendiri di Bukit Bangkirai. Jembatan tajuk ini terbentang sepanjang 64 meter diatas ketinggian 30 meter dari permukaan tanah yang menghubungkan 5 pohon bangkirai dengan masing-masing pohon berjarak sekitar 10-15 meter. Konstruksi jembatan ini dibuat di Amerika Serikat dan dibangun pada tahun 1998 dengan standar keamanan yang cukup bagi pengunjung. Terbuat dari kabel, dengan dasarnya papan dan berdinding jala tali nilon yang dirancang khusus dengan bahan kayu dan besi antikarat sehingga jembatan ini akan kuat 15-20 tahun. Canopy bridge di Bukit Bangkirai ini merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia dan kedelapan di dunia.

Sebelum meniti jembatan, kamu harus menaiki anak tangga menuju menara yang terbuat dari kayu ulin. Saat pertama menjejakkan kaki di jembatan tajuk, jembatan akan bergoyang. Semakin melangkah ke tengah maka jembatan akan semakin bergoyang. Jembatan tajuk ini tidak boleh dilewati oleh banyak pengunjung sekaligus demi keselamatan. Menikmati pemandangan hutan yang indah dan sejuk di atas jembatan setinggi 30 meter di atas permukaan tanah yang bergoyang dan hanya terbuat dari papan yang disusun dengan tambang, it's like a wow!

Dari jembatan tajuk ini kamu bisa melihat formasi Tajuk Tegakan Dipterocarpaceae yang merupakan ciri dari hutan hujan tropis yang indah dan saling sambung menyambung. Untuk meniti jembatan tajuk ini dikenakan tarif Rp. 15.000,- untuk wisatawan domestik dan Rp. 30.000,- untuk wisatawan mancanegaraSelain itu terdapat pula jalur trekking di kawasan wisata alam ini yang meliputi 7 trek dengan panjang sekitar 150 meter hingga 6 km. Kamu juga bisa berkemah di sini karena tersedia lapangan berumput datar dengan luas 20 x 50 meter dan sudah dipagari kayu untuk area kemah. Harga tiket untuk masuk ke Bukit Bangkirai ini sebesar Rp. 2.000,- untuk dewasa dan Rp. 1.000,- untuk anak-anak.

Akses ke Bukit Bangkirai

Satu-satunya cara untuk menuju kawasan Bukit Bangkirai ini hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat pribadi karena tidak ada angkutan umum yang sampai ke tempat ini.

Maskapai terbang ke Balikpapan



Sumber : utiket.com

Rabu, 29 Januari 2014

Pantai Ora Ambon Indonesia


Tentang Pantai Ora

Pantai Ora merupakan salah satu pantai yang berada di kawasan timur Indonesia, tepatnya berada di Desa Saleman, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Obyek wisata yang satu ini menawarkan wisata bahari yang sangat mengagumkan bahkan menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit untuk berekreasi. Hal ini dikarenakan pengunjung di Pantai Ora akan sangat dimanjakan dengan panorama keindahan baharinya.

Pengunjung dapat menikmati pantainya yang sangat bersih, air lautnya yang berwarna biru dengan ombak yang begitu tenang ditambah lagi kecantikan pasir putihnya hingga pemandangan dasar laut yang sangat mengagumkan. Menyelam dan menikmati keindahan surga bawah laut Pantai Ora yang sangat mempesona adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sini. Keindahan ratusan terumbu karang yang sangat menakjubkan dapat kita saksikan di pantai ini. Selain itu, ikan-ikan kecil yang berwarna-warni seakan-akan menyambut kehadiran para wisatawan. Bahkan untuk dapat menikmati keindahan surga bawah laut tersebut, para wisatawan tidak perlu dalam-dalam menyelam, cukup 2-3 meter sudah dapat menyaksikan pemandangan yang sangat mengaggumkan tersebut.

Para pengunjung juga dapat melintasi Sungai Salawai. Sembari melintasi sungai tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan bagaimana proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa atau bisa juga melihat berbagai jenis burung di muara sungai Teluk Sulaiman. Setelah menikmati keindahan Pantai Ora tersebut, ada satu kegiatan lagi yang dapat dilakukan oleh para pengunjung yakni trekking melintasi hutan di balik negeri Sawai yang masih alami dan asri.

Tidak hanya sekedar melintasi hutan, namun ada satu lokasi yang sedikit tersembunyi yang dapat dikunjungi. Lokasi tersebut berupa pusat pendidikan dan rehabilitasi satwa yang berada di Dusun Masihulan. Di lokasi penangkaran ini wisatawan dapat menyaksikan penangkaran burung kakatua seram dan nuri seram. Bagi pengunjung yang menyukai perjalanan menantang bisa melanjutkan perjalanan berkunjung di air terjun dan gua yang berada di tengah hutan.

Terdapat pondokan yang memang sengaja dibangun oleh para penduduk sekitar. Bagi para pengunjung yang sudah kelelahan bisa menyewa resort yang tersedia di lokasi Pantai Ora. Resort tersebut dibangun diatas pantai dan berbentuk seperti rumah panggung. Resort yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu tersebut memang merupakan satu-satunya penginapan yang dapat disewa oleh para wisatawan. Memang penginapan tersebut tidaklah begitu mewah, namun dapat dipastikan penginapan tersebut akan memberikan rasa tersendiri bagi para pengunjung. Saat tidur di resort ini akan terdengar jelas deburan ombak yang silih berganti dan saat pagi hari menjelang pun saat membuka jendela atau pintu kamar akan langsung disuguhi pemandangan air laut yang sangat indah. Hal inilah yang menjadikan nilai lebih dari pada resort di daerah lainnya. Tarif menginapnya sekitar Rp 500.000,- per malam. Harga yang sepadan untuk sebuah pemandangan yang sangat eksotis.

Akses ke Pantai Ora

Untuk dapat menikmati semua keindahan dan keeksotisan Pantai Ora tersebut ada beberapa jalur yang dapat di tempuh oleh para wisatawan setelah tiba di Bandara Pattimura, Ambon :

Menggunakan taksi

Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama mobil pangkalan menuju Pelabuhan Tulehu selama 1 jam perjalanan. Dari Pelabuhan Tulehu dilanjutkan ke Pelabuhan Amahai, Maluku tengah menggunakan kapal cepat. Sesampainya di Pelabuhan Amahai dapat menggunakan angkutan umum menuju Masohi, Maluku Tengah. Di Masohi ini kebanyakan para wisatawan memilih untuk beristirahat penginapan terlebih dahulu. Baru esok paginya, wisatawan melanjutkan perjalanan ke Desa Saleman lokasi pantai tersebut dengan menempuh perjalanan sekitar 4 jam.

Menyewa mobil

Sewa mobil plus supir untuk langsung mengantarkan ke Pantai Ora dengan lama perjalanan sekitar hampir 1 hari 1 malam dengan menyusuri Desa Seram bagian barat dan Kabupaten Maluku Tengah.

Menggunakan maskapai perintis

Dari Bandara Pattimura, Ambon dapat memilih penerbangan menggunakan maskapai perintis ke Bandara Wahai, Pulau Seram. Kemudian dilanjutkan menggunakan kapal cepat Cantika Anugerah menuju ke Pelabuhan Amahai, Kota Mahi, Pulau Seram selama 2 jam perjalanan. Tarif kapal untuk kelas ekonomi sekitar Rp. 100.000 per orang dan untuk kelas VIP sekitar Rp. 150.000 per orang.

Maskapai terbang ke Ambon

Lion Lion
Xpress Xpress
Sriwijaya Sriwijaya
Garuda Garuda
Citilink Citilink

Cari Tiket murah ke Ambon

Sumber : utiket.com

Selasa, 28 Januari 2014

Pantai Natsepa Ambon Indonesia


Tentang Pantai Natsepa

Salah satu pantai indah yang terletak di desa Suli, Maluku Tengah. Pantai Natsepa mempunyai pasir putih yang membuatnya lebih indah, tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Ambon tanpa menikmati keindahan pantai ini.

Harga tiket masuk yang sangat murah yaitu Rp 1.000/orang dan Rp 2.500 untuk sekali parkir, kamu sudah dapat menikmati keindahan pantai Natsepa dengan ombak yang sangat bersahabat kamu bebas bermain air, atau kamu hanya ingin berkeliling di pesisir pantai di sana juga disediakan perahu untuk berkeliling dengan biaya Rp 20.000 untuk 1 jam. Di pantai Natsepa juga terdapat kedai untuk menikmati keindahannya bersama keluarga, tidak jauh dari pantai sekitar 700 m kamu bisa menjumpai pasar yang menjual berbagai macam ikan segar yang langsung dibawa oleh para nelayan, jika kamu beruntung datang pada saat cuaca cerah maka kamu dapat membeli ikan dengan harga sangat murah karena harga ikan disana tergantung dengan cuaca.

Di pantai Natsepa pun terdapat mitos untuk menyembuhkan penyakit ringan seperti flu ataupun demam dengan berendam di pantai tersebut. Pantai Natsepa adalah pilihan tepat untuk rekreasi bersama keluarga.

Akses ke Pantai Natsepa

Untuk menuju ke pantai Natsepa ini cukup mudah. Kamu bisa menggunakan transportasi umum (Rp. 5000) dari Terminal Besar di kota Ambon menuju Suli (sekitar 30 menit). Akan lebih mudah dan lebih cepat jika kamu menggunakan kendaraan pribadi (mobil atau sepeda motor) karena pantai Natsepa dekat dengan pusat kota Ambon, sekitar 18 km.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Senin, 27 Januari 2014

Nusa Pombo Ambon Indonesia


Tentang Nusa Pombo

Pulau Pombo merupakan salah satu pulau cantik yang tak berpenghuni di Ambon, Propinsi Maluku. Pombo berasal dari bahasa Portugis yang mempunyai arti merpati, sehingga Pulau Pombo juga dikenal dengan nama Pulau Merpati.

Di Pulau Pombo ini merupakan habitat bagi hewan endemik Maluku yaitu burung Pombo. Jika dilihat secara geografis, pulau ini berada di tengah-tengah antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku, namun secara administratif pulau ini berada di Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Kawasan Pulau Pombo menyimpan kekayaan laut yang mempesona bagi wisatawan. Para wisatawan yang datang ke Pulau Pombo dapat menyelam dan menikmati pesona wisata bawah laut yang sekaligus menjadi cagar alam mini di Kabupaten Maluku Tengah ini. Biota laut yang terdapat di kawasan ini meliputi berbagai jenis ikan, kerang, rumput laut, beragam terumbu karang, dan moluska yang berada dalam lindungan pemerintah seperti kima, lola, bia gengge dan triton trompet. Selain memiliki kekayaan laut yang mempesona, kawasan Pulau Pombo juga telah dijadikan lokasi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan budidaya alam bawah laut.

Air laut di kawasan ini sangat jernih sehingga dasar lautnya pun dapat terlihat. Atol dan rangkaian batu karang besar dan kecil mendominasi kawasan laut di Pulau Pombo. Saat air laut surut, rangkaian batu-batu karang tersebut akan muncul ke permukaan dan membentuk sebuah pemandangan yang mempesona setiap wisatawan yang menyaksikannya.

Akses ke Nusa Pombo

Dari Kota Ambon menggunakan kendaraan bermotor menuju ke Tulehu dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Dari Tulehu dilanjutkan menggunakan speedboat menuju Pulau Pombo selama sekitar 20 menit perjalanan.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Minggu, 26 Januari 2014

Danau Rana Ambon Indonesia


Tentang Danau Rana

Danau Rana merupakan wisata alam danau terbesar di Propinsi Maluku yang berada di pedalaman Pulau Buru, pulau terbesar kedua di Propinsi Maluku. Terletak di Kecamatan Air Buaya sekitar 63 km dari pusat kota dan berada pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Oleh penduduk Pulau Buru, danau ini dianggap suci.

Danau ini mempunyai air yang tenang dan jernih serta dipenuhi dengan teratai di atasnya. Kamu bisa menikmati pemandangan sekitar Danau Rana menggunakan perahu yang disewakan oleh masyarakat setempat. Untuk menyewa perahu mengelilingi Dana Rana, kamu dikenakan biaya sekitar Rp. 100.000,- dan bisa berkeliling sepuasnya dengan dipandu seorang warga setempat. Selain berkeliling danau, kamu pun bisa mengunjungi perkampungan warga sekitar danau di Dusun Wamamboli, Kaktuan, Erdafa, Waimite, Wagrahi dan Waireman.

Akses ke Danau Rana

Dari Kota Namlea menggunakan speedboat menuju Desa Tifu, Kecamatan Leksula dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Kemudian dari Desa Tifu kamu bisa menggunakan truk menuju Desa Waelo yang berjakarak sekitar 40 km. Dari sini kamu akan memulai petualanganmu menuju Danau Rana yang hanya bisa kamu capai dengan berjalan kaki selama kurang lebih 6 jam. Sepanjang jalur perjalanan ini kamu akan melewati perkampungan masyarakat asli Pulau Buru.

Jalur kedua : menggunakan mobil menuju Desa Wamlana, Kecamatan Air Buaya yang berjarak sekitar 80 km dari Kota Namlea. Sesampainya di Desa Wamlana, kamu bisa menumpang mobil perusahaan kayu PT. Gema Hutan Lestari untuk menuju Danau Rana. Selama perjalanan sepanjang 43 km kamu bisa menikmati indahnya pemandangan alam jalur perjalanan, melewati kawasan hutan lindung, menikmati keindahan desa-desa di pesisir barat Pulau Buru dari atas gunung. Kamu bisa mampir sebentar di Cam Waldea di km 21 sebelum kamu melanjutkan perjalananmu mencapai km 40. Di sini lah petualanganmu dimulai untuk mencapai pusat Danau Rana dengan berjalan kaki yang berjarak sekitar 23 km. Sepanjang perjalanan kamu akan melewati beberapa desa masyarakat asli Pulau Buru dan akan disuguhi tarian Sawat sebagai bentuk ucapan selamat datang bagi tamu yang berkunjung.

Makan di Danau

Berbagai jenis ubi-ubian dengan ikan bakar dan colo-colo makanan khas Maluku.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Sabtu, 25 Januari 2014

Panduan Wisata Alor Island Indonesia


Gambaran umum Alor Island

Alor Island terletak di Nusa Tenggara (West) di Indonesia, sekitar 1991 km dari Jakarta. Alor Island tidak dikunjungi oleh banyak wisatawan namun masih ada beberapa hal yang menarik untuk dilihat di sini. Belum ke Alor Island rasanya jika Anda tidak berkunjung ke Pulau Alor. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan di sekitar Alor Island, seperti menyelam dan snorkeling di Pantai Pulau Kepa.

Bandara di Alor Island

Alor Island melalui jalan udara di layani oleh Bandara Alor Island. Bandar Udara Alor terletak di Jl. Soekarno-Hatta, Mali, Kabupaten Alor 85819 Kotak Pos 121, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bandara yang memiliki kode IATA (ARD) dan ICAO (WRKM) ini memiliki panjang Landasan: 900x23 m, dengan Arah/PCN: 03-31/5 FCZU. Bandara Mali ini tergolong dalam bandara kelas IV/A dengan kemampuan bisa mendaratkan jenis maskapai C-212. Selain itu bandara Mali ini juga memiliki terminal Domestik seluas 150 m.

Bandara yang dikelola oleh UPT Ditjen Hubud ini hanya beroperasi sekitar 7 Jam yakni antara pukul 07.00 hingga pukul 14.00 setiap harinya. Jarak bandara Mali ini dengan kota bisa dikatakan cukup lumayan jauh yakni sekitar 16 km. Adapun fasilitas dari bandara ini adalah Fasilitas Telekomunikasi, Navigasi dan Listrik dan untuk Fasilitas Penunjang Penerbangan Kabin, Walk Through, Tower Set, Hand Held Metal Detector.

Menuju pusat kota dari Bandara

Untuk perjalanan dari dan menuju bandara Mali yang berada di Kabupaten Alor ini bisa dikatakan agak susah namun tetap ada Transportasi yang bisa digunakan setelah kita tiba di bandara Mali. Transportasi umum dari bandara Mali ke Kota Kalabahi (Ibu kota Alor) tidaklah tersedia, sehingga para pengunjung harus mencarter travel atau menggunakan jasa ojek tidak resmi, itu pun tidak mudah ditemui.

Jika kita beruntung menemukan ojek, maka anda dapat bernegosiasi masalah harga dari bandara menuju Kalabahi atau ke salah satu penginapan di kota. Besarnya biaya yakni berkisar antara Rp 20.000,- hingga Rp 30.000,- per orangnya. Atau bisa juga menggunakan mobil travel dengan biaya berkisar Rp 50.000,- hingga Rp 100.000,- per orangnya. Sesampainya di Kalabahi kita bisa menggunakan oto (truk yang diubah menjadi angkutan penumpang).

Biaya menggunakan Oto ini tergolong lumayan untuk sekali naik dari Kalabahi menuju Alor Timur, penumpang dikenai biaya Rp 30.000,-. Untuk angkutan di desa atau kota, penumpang bisa menggunakan jasa ojek dengan tarif Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,- tergantung jarak yang ingin dituju. Sedangkan untuk perjalanan dari Kalabahi menuju ke Bandara bisa menggunakan jasa travel dengan harga Rp 25.000,- per orang. Hal ini merupakan tarif yang normal untuk perjalanan dari Kalabahi menuju Bandara menggunakan angkutan travel dari dan ke bandara.

Maskapai terbang ke Alor Island

Sumber : utiket.com

Jumat, 24 Januari 2014

Pantai Pulau Kepa Indonesia


Tentang Pantai Pulau Kepa

Pantai Pulau Kepa terletak di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Kepa sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari kota Kalabahi, ibu kota Kepulauan Alor. Pulau ini dikenal juga dengan sebutan “a Pettite” Kepa yang berarti Kepa Kecil. Sebuah pantai yang menawarkan kejernihan air, keputihan pasir dan ketenangan alam. Ini sangat cocok untuk para pelancong yang memang menginginkan sebuah tempat yang jauh dari keramaian dan kebisingan. Selain dapat menikmati pemandangan nan eksotik dari pantai ini, para wisatawan dapat juga melakukan kegiatan snorkeling ataupun diving. Selain itu di tempat ini memang ditawarkan paket untuk diving maupun snorkling. Yaa, bisa dikatakan pantai pulau Kepa ini merupakan salah satu spot bagi para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara untuk snorkling ataupun diving. Kegiatan snorkling dapat dilakukan kurang lebih setengah hari. Biayanya pun lumayan terjangkau yakni kurang lebih sebesar Rp 50.000 per orang. Sedangkan untuk kegiatan diving sendiri memang agak lama dari pada snorkling, hal ini dikarenakan para wisatawan akan diajak untuk menuju spot penyelaman menggunakan kapal motor. Adapun biaya yang dikenakan untuk diving juga bervariasi. Penyelam dapat memilih antara harga diving sendirian atau harga paket.

Harga diving untuk per orang kurang lebih sekitar 26 € / dive atau dapat memilih harga paket yang ditawarkan yakni berkisar 56 € untuk dua orang (selama satu hari). Untuk sekali perjalanan memang minimal harus dua orang yang ikut, dengan kata lain tidak dapat hanya satu orang saja. Kalau mau lebih hemat bisa datang dengan rombongan. Semakin banyak yang ikut maka harga yang ditawarkan pun akan semakin murah. Paket snorkeling dan diving ini ditawarkan oleh salah satu resort yang terletak di Pulau Kepa yang bernama Cedric Resort & Bungalow yang dimiliki oleh warga negara Perancis. Selain paket snorkling dan diving, wisatawan juga dapat menyewa sebuah bungalow di resort ini. Bungalow terbuat dari kayu dan dapat disewa dengan biaya berkisar antara Rp 150.000 sampai dengan Rp 300.000 per orang. Wah, lumayan mahal juga ya. Kalau ingin yang lebih terjangkau, sedikit tips dari kami silahkan saja bawa tikar atau alas duduk untuk sekedar melepas lelah. Itu jauh lebih murah pastinya. Jadi bisa bersnorkeling ria. Lumayan kan, kalau bisa sekalian saja bawa bekal dari rumah, memang agak sedikit repot namun itu akan sangat menekan biaya pengeluaran. Tapi ingat tetap jaga kebersihan lingkungan agar keindahan pantai tetap terjaga. See you next trip.


Akses ke Pantai Pulau Kepa
 
Jarak antara Kepulauan Alor Kecil dengan Pulau Kepa hanya 500 meter atau bisa dikatakan yaa.. dekatlah.. Kelihatan mata kata orang. Namun tentunya untuk sampai ke Pulau Kepa sendiri, tidak dapat menggunakan kendaraan pribadi. Kecuali para pengunjung memiliki perahu, sampan atau speedboat pribadi untuk dapat menyeberangi lautan hingga ke Pulau Kepa. Namun jangan khawatir karena untuk menuju ke pulau ini telah disediakan sarana transportasi berupa perahu nelayan. Biayanya pun relatif terjangkau yakni sekitar Rp 15.000 per orang. Di sini para nelayan tidak hanya menawarkan jasa antar-jemput, namun juga dapat melayani pegunjung berkeliling Pulau Kepa. Biayanya pun lumayan terjangkau, yakni kurang lebih sekitar Rp 75.000 per orang.

Maskapai terbang ke Alor Island


 Merpati Merpati
Transnusa Transnusa

Kamis, 23 Januari 2014

Pulau Alor Indonesia


Tentang Pulau Alor

Pulau Alor merupakan satu dari puluhan pulau yang berada di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki keindahan alam dan wisata budaya yang menarik terutama keindahan taman lautnya. Keindahan taman laut di Pulau Alor ini disebut-sebut sebagai nomor kedua yang terbaik di dunia setelah Kepulauan Karibia. Hal tersebut terjadi karena pertemuan laut Indonesia yang hangat dengan Laut Australia yang dingin menjadikan perairan di Pulau Alor ini sebagai tempat pertemuan biota laut yang megah dan unik.

Terdapat sekitar 60 titik penyelaman di pulau ini, 20 titik diantaranya merupakan titik penyelaman berkualitas terbaik di dunia. Titik-titik penyelaman tersebut dikenal dengan sebutan Baruna's Dive Sites at Alor. Baruna's Dive Sites at Alor telah menarik perhatian banyak wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Bahkan ada seorang warga mancanegara yang menuangkan keindahan taman laut di Pulau Alor ini ke dalam sebuah buku.

Di sini kamu bisa diving dan snorkeling sembari bermain bersama sunfish yang merupakan impian bagi para penyelam. Kamu juga bisa menemui lumba-lumba yang akan mengajakmu bermain bersama. Bergeser ke taman lautnya, kamu akan menemukan berbagai biota laut yang beraneka ragam dan menakjubkan dengan air lautnya yang bersih.

Akses ke Pulau Alor

Jalur udara : kamu bisa menggunakan maskapai TransNusa atau Merpati yang melayani penerbangan Kupang-Alor setiap hari dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Jalur laut: dari Kupang kamu bisa menggunakan kapal feri menuju Alor. Kapal feri ini hanya tersedia seminggu dua kali. Tiket untuk naik kapal feri dari Kupang menuju Alor seharga Rp. 75.000/orang dengan lama perjalanan sekitar 18 jam.

Maskapai terbang ke Alor Island

Merpati Merpati
Transnusa Transnusa



Sumber : utiket.com