Kamis, 29 Agustus 2013

Sejarah AirAsia Indonesia

Siapa yang tak kenal dengan maskapai yang satu ini? Mengusung warna merah sebagai  warna identitasnya, AirAsia pernah membuat kejutan bagi masyarakat Indonesia dengan meluncurkan tiket penerbangan harga murah yang pada saat itu harga tiket penerbangan di Indonesia relatief mahal dan hanya bisa dijangkau oleh kalangan menengah atas. Namun AirAsia berani membuat gebrakan yang lain daripada yang lain mengusung slogan Now Everyone Can Fly, AirAsia menerapkan sistem What You Pay Is What You Get sehingga tiket penerbangan AirAsia bisa dijangkau oleh kalangan yang lebih jauh. Dengan sistem tersebut, AirAsia mampu mencuri perhatian para konsumen penerbangan Indonesia dan berhasil menjadi salah satu maskapai yang paling diminati sampai saat ini.



Awal berdirinya Indonesia AirAsia diawali oleh PT AWAIR International pada September 1999 yang memiliki maskapai bernama Awair (Air Wagon International) yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid. Awair pertama kali beroperasi di tahun 2000 dengan melayani rute berbagai kota di Indonesia dan dilanjutkan dengan pembukaan rute baru ke luar negeri yaitu Singapura. Namun di tahun pertamanya AWAIR sudah mengalami banyak kendala karena ketatnya persaingan antara maskapai penerbangan di Indonesia hingga akhirnya pada tahun 2004, Awair diakuisisi oleh perusahaan penerbangan AirAsia. Setelah itu PT. AWAIR International berubah nama menjadi PT. Indonesia AirAsia dengan maskapai bernama Indonesia AirAsia. Setelah berubah nama, maskapai ini kembali meramaikan dunia penerbangan Indonesia dengan konsep penerbangan berbiaya murah sesuai dengan slogannya, Now Everyone Can Fly.

Sumber : utiket.com